Konsistensi dan standart suatu web terhadap seluruh kata-kata, menu dan lainnya memang harus diperhatikan agar user tidak terjebak pada suatu kebingungan yang berkepanjangan. Dalam web Kabupaten Bandung ada 2 masalah yang harus diperbaiki dalam Consistency and Standards yaitu :
1. Penggunaan kata
Masalah :
Pada Website www.bandungkab.go.id konsistensi sudah digunakan dengan baik, namun untuk standart kata yang kurang digunakan dengan baik. Contohnya pada menu ada tab bernama "Selayang Pandang".
kata selayang pandang disini belum banyak orang tau, yang menjadikan penggunakan kata tersebut rancu dalam penggunaan tab tersebut. Menjadikan masyarat yang membuka web tersebut menjadi aneh dengan penggunaan kata tersebut.
Solusi :
Menurut pendapat saya kata selayang pandang diganti dengan kata sekilas atau kata lain yang lebih relevan dengan isi dari tab tersebut agar lebih mudah dipahami oleh masyarakat luas.
Severity Rating / Peringkat keparahan : Merupakan penilaian berupa peringkat dari 0 - 4
0 : Saya tidak setuju, tidak menjadi masalah
1 : Tidak perlu diperbaiki, kecuali tersedia waktu tambahan untuk project
2 : Permasalahan Minor, prioritas rendah (low priority)
3 : Permasalahan Mayor, prioritas tinggi (high priority)
4 : Penting untuk diperbaiki sebelum produk di publikasikan
0 : Saya tidak setuju, tidak menjadi masalah
1 : Tidak perlu diperbaiki, kecuali tersedia waktu tambahan untuk project
2 : Permasalahan Minor, prioritas rendah (low priority)
3 : Permasalahan Mayor, prioritas tinggi (high priority)
4 : Penting untuk diperbaiki sebelum produk di publikasikan
Severity rating / peringkat keparahan untuk beberapa permasalahan ini adalah : 3
--------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
2. Konsistensi dalam penggunaan akronim
Masalah :
Pada web kabupaten bandung ini ada ketidakseragaman dalam penggunaan ankronim, Contoh nya pada profil SKPD pada tab badan, disana semua badan tidak disingkat namun pada badan keluarga berencana dan pemberdayaan perempuan disingkat menjadi badan KB dan PP.
Penggunaan singkatan ini menjadikan tidak konsistensi nya website tersebut juga kadang menjadikan kebingungan juga multi tafsir pada pengguna akan arti dari singkatan tersebut.
Solusi :
Menurut pendapat saya apabila ingin menggunakan singkatan semua badan disingkat atau secara lengkap namun diakhir deberi tanda kurung singkatannya. Contohnya Badan Keluarga Berencana dan Pemberdayaan Perempuan(BKB dan PP), Badan Penanggulangan Bencana Daerah(BPBD), Badan Penanaman Modal Dan Perizinan(BPPM) agar terlihat lebih konsisten.
Severity Rating / Peringkat keparahan : Merupakan penilaian berupa peringkat dari 0 - 4
0 : Saya tidak setuju, tidak menjadi masalah
1 : Tidak perlu diperbaiki, kecuali tersedia waktu tambahan untuk project
2 : Permasalahan Minor, prioritas rendah (low priority)
3 : Permasalahan Mayor, prioritas tinggi (high priority)
4 : Penting untuk diperbaiki sebelum produk di publikasikan
0 : Saya tidak setuju, tidak menjadi masalah
1 : Tidak perlu diperbaiki, kecuali tersedia waktu tambahan untuk project
2 : Permasalahan Minor, prioritas rendah (low priority)
3 : Permasalahan Mayor, prioritas tinggi (high priority)
4 : Penting untuk diperbaiki sebelum produk di publikasikan
Severity rating / peringkat keparahan untuk beberapa permasalahan ini adalah : 2


Tidak ada komentar:
Posting Komentar